Merawat mug custom sebenarnya bukan hal rumit, tapi banyak yang mengalaminya cepat rusak. Bagaimana tidak, mug kesayangan yang harganya tidak murah justru gambarnya cepat pudar, permukaannya retak-retak halus, atau bahkan menjadi sarang bakteri karena noda membandel.
Padahal, kerusakan ini sebenarnya bisa dicegah dengan kebiasaan sederhana. Misalnya, menghindari penggunaan microwave atau mencuci dengan teknik tertentu. Tenang, dengan teknik perawatan yang tepat, mug custom Anda bisa tetap awet dan tampak seperti baru dalam waktu lama.
Simak cara lengkap merawat mug custom dalam panduan berikut ini!
Daftar Isi
ToggleKenali Jenis Mug Custom dan Karakteristiknya
Sebelum mempelajari cara merawatnya, Anda perlu memahami berbagai jenis mug beserta karakteristik uniknya.
1. Mug Standar
Jenis mug standar menawarkan permukaan putih polos sebagai kanvas ideal untuk berbagai teknik cetak. Material keramiknya memberikan daya tahan cukup baik terhadap perubahan suhu.Â
Mug standar menjadi pilihan paling ekonomis untuk proyek custom dalam jumlah besar. Permukaannya yang rata juga memungkinkan pencetakan desain full color dengan detail rumit.
2. Mug Magic
Selanjutnya, ada mug magic yang memiliki lapisan khusus dan peka terhadap panas, mampu mengungkap gambar tersembunyi saat terisi air panas. Teknologi thermochromic pada lapisan luarnya menghasilkan efek transformasi yang mengejutkan.Â
Perubahan desainnya bersifat reversibel, akan kembali seperti semula setelah suhu turun. Jenis mug magic sangat cocok untuk konsep hadiah yang interaktif dan mengundang decak kagum.
3. Mug Enamel
Mug enamel menampilkan estetika vintage melalui material logam dilapisi kaca. Permukaannya yang mengilap memberikan sensasi minum yang berbeda dari mug keramik biasa.
Karakteristiknya yang ringan namun kuat membuatnya cocok untuk aktivitas outdoor. Perlu Anda perhatikan, permukaan enamel dapat tergores jika digosok dengan alat kasar saat pencucian.
4. Mug Warna Dalam
Jenis mug warna dalam menampilkan kontras menarik antara bagian dalam berwarna solid dan desain custom di permukaan luar. Lapisan warna internalnya menciptakan ilusi visual bahwa minuman terlihat lebih menarik.
Mug warna dalam biasanya memiliki ketebalan material lebih baik dibanding mug standar. Pemilihan warna bagian dalam yang kontras dengan desain luar akan memperkuat pesan visual secara keseluruhan.
5. Mug Couple
Konsep mug couple menghadirkan dua mug yang saling melengkapi secara desain dan makna. Biasanya terdapat elemen connecting design yang terpisah di masing-masing mug, seperti puzzle atau kalimat berlanjut.
Material yang digunakan biasanya lebih premium untuk menunjang nilai sentimentalnya. Setiap mug biasanya dilengkapi dengan personalisasi nama atau tanggal spesial sebagai pengingat momen berharga.
Cara Merawat Mug Custom agar Tetap Awet
Yuk langsung saja simak rahasia cara menjaga mug custom kesayangan Anda tetap awet dan seperti baru!
1. Cuci Manual dengan Sabun Lembut
Penting untuk merawat mug custom dengan teknik pencucian tepat. Gunakan spons lembut dan sabun pH balanced agar lapisan desain tidak tergores.
Hindari penggunaan sikat abrasif atau scotch brite yang dapat merusak permukaan tercetak. Bilas hingga bersih lalu keringkan segera dengan lap microfiber.
2. Hindari Paparan Suhu Ekstrem
Jangan menuangkan air mendidih langsung ke mug yang masih dalam keadaan dingin. Perubahan suhu drastis dapat menyebabkan keretakan mikro pada material keramik. Tunggulah beberapa menit setelah microwave sebelum membersihkan mug tersebut.
3. Simpan dalam Keadaan Kering Sempurna
Proses merawat mug custom mencakup teknik penyimpanan yang tepat. Pastikan mug benar-benar kering sebelum Anda susun dalam rak penyimpanan.
Kelembaban yang terperangkap antara mug dapat memicu pertumbuhan jamur. Beri jarak antar mug untuk mencegah gesekan yang tidak perlu.
4. Hindari Bahan Kimia Keras
Pembersih mengandung klorin atau pemutih dapat merusak lapisan pelindung desain. Opsi lebih aman adalah menggunakan baking soda untuk noda membandel pada bagian dalam mug. Bilas secara menyeluruh setelah perawatan untuk memastikan tidak ada residu kimia tertinggal.
5. Lap Secara Rutin dengan Microfiber
Kebiasaan sederhana ini mencegah penumpukan noda air dan menjaga kilau mug. Gerakan melingkar lembut dengan kain microfiber efektif mengangkat debu tanpa menggores permukaan. Lakukan ritual pemeliharaan ini setidaknya seminggu sekali untuk mug yang tidak digunakan sehari-hari.
6. Hindari Gosokan Berlebihan pada Area Bergambar
Perhatian khusus diperlukan dalam merawat mug custom khususnya pada bagian mug yang terdapat desain. Gosokan berulang menggunakan spons kasar akan mengikis lapisan pelindung desain secara perlahan.
Selalu usap permukaan bergambar dengan gerakan satu arah, bukan memutar. Perlakukan area tersebut seperti layar ponsel yang mudah tergores.
Kesalahan Umum dalam Merawat Mug Custom yang Perlu Dihindari
Berikutnya, Anda juga perlu mengenali kesalahan yang sering tidak disadari tapi dapat merusak mug custom kesayangan Anda. Yuk, simak berikut ini!
1. Penggunaan Bahan Kimia Keras
Kesalahan pertama dalam merawat mug custom adalah memakai pembersih mengandung klorin atau pemutih. Zat kimia keras tersebut mengikis lapisan pelindung desain secara perlahan.
Akibatnya, gambar custom menjadi cepat pudar dan permukaan mug kehilangan kilaunya. Selalu pilih sabun cuci piring berbahan lembut dengan pH balanced.
2. Paparan Suhu Ekstrem
Menuangkan air mendidih langsung ke mug bersuhu ruang memicu thermal shock. Perubahan suhu drastis itu menciptakan retakan mikro pada material keramik. Biarkan air panas turun suhunya sekitar 70-80°C sebelum dituang, atau hangatkan mug secara bertahap.
3. Teknik Pencucian Tidak Tepat
Kesalahan ketiga saat merawat mug custom adalah menggunakan spons abrasif. Gosokan sikat kasar atau steel wool meninggalkan goresan permanen pada permukaan bermotif. Pilihan lebih aman adalah spons lunak khusus peralatan makan yang tidak mengikis lapisan desain.
4. Penanganan Noda yang Keliru
Membiarkan noda kopi atau teh mengendap berhari-hari membuatnya semakin membandel. Jangan gunakan pembersih kimia agresif untuk mengatasinya. Cukup gunakan pasta baking soda dan air hangat, diamkan 10 menit sebelum dibilas.
5. Ketergantungan Mesin Cuci Piring
Suhu tinggi dan tekanan air dalam mesin cuci piring merusak lapisan pelindung gambar. Proses pengeringan panas dalam mesin juga mempercepat pemudaran warna desain. Kebiasaan mencuci manual menggunakan tangan terbukti lebih aman untuk menjaga keawetan mug kesayangan.
Baca insight menarik lainnya dalam kumpulan artikel berikut:
- 8 Jenis Mug Terbaik untuk Branding & Acara Anda
- Mengapa Harus Cetak Mug Custom sebagai Merchandise?
- Perbedaan Mug Printing & Mug Sablon: Mana Pilihan Paling Tepat?
Kesimpulan
Merawat mug custom bukan hanya soal menjaga tampilannya, tapi juga cara menghargai nilai personal dan pesan di balik setiap desainnya. Dengan teknik pencucian lembut, penyimpanan kering, dan menghindari paparan suhu ekstrem, mug custom Anda bisa tetap awet, tahan lama, dan selalu tampak seperti baru.
Nah, kalau Anda berencana mencetak mug custom untuk keperluan promosi, hadiah, atau branding bisnis, pastikan Anda mempercayakannya pada tim profesional.
BU Printing & Packaging siap membantu Anda menghadirkan mug berkualitas tinggi dengan hasil cetak tajam, warna awet, dan desain yang benar-benar mewakili karakter brand Anda.
Konsultasikan kebutuhan mug custom Anda sekarang juga dan nikmati gratis ongkos kirim serta layanan desain eksklusif dari BU Printing & Packaging!