facebook-pixel

Rurureadsbooks x BU Printing: Bingung Mulai Nulis Buku? Coba Mulai dari Genre Favorit Dulu

Kolaborasi Rurureadbooks x BU Printing terkait nulis dan cetak buku sendiri

Menjadi seseorang yang dekat dengan buku, kadang tanpa disadari memunculkan keinginan untuk tidak hanya membaca, tapi juga menulis.

Hal ini juga terlihat dari konten yang dibagikan oleh rurureadsbooks, seorang bookstagram sekaligus storyteller, saat membagikan pengalamannya dalam kolaborasi bersama BU Printing & Packaging.

Dalam video tersebut, Ruru menceritakan bagaimana dirinya yang terbiasa membaca, khususnya di genre tertentu, mulai memiliki keinginan untuk menulis buku sendiri. Namun di sisi lain, muncul satu pertanyaan yang cukup umum: sebenarnya harus mulai dari mana?

Suka Baca Fiksi Sejarah, Tapi Bingung Dalam Memilih Tema

Dalam konten yang dibagikan, Ruru menyebutkan bahwa dirinya cukup dekat dengan genre fiksi sejarah.

Ketertarikan ini sebenarnya sudah menjadi modal awal yang kuat untuk mulai menulis. Namun di sisi lain, justru muncul kebingungan ketika harus menentukan tema yang ingin diangkat.

Apakah ingin mengangkat peristiwa besar seperti tahun 1965 atau 1998, atau justru mengambil sudut pandang yang berbeda dari sejarah yang lebih spesifik?

Di titik ini, terlihat bahwa tantangan terbesar bukan pada keinginan untuk menulis, tetapi pada bagaimana menyusun ide tersebut menjadi lebih terarah.

Hal seperti ini terasa cukup relatable, terutama bagi mereka yang sudah memiliki minat menulis, tetapi masih berada di tahap eksplorasi.

Salah Satu Cara Termudah Memulai Adalah Dari Genre yang Kita Sukai

Dari apa yang dibagikan dalam konten tersebut, ada satu insight sederhana namun cukup relevan, yakni memulai menulis bisa dimulai dari genre yang memang kita sukai.

Bagi seorang pembaca aktif, genre bukan sekadar kategori, tetapi sudah menjadi bagian dari kebiasaan dan preferensi.

Ketika seseorang sudah terbiasa membaca jenis cerita tertentu, secara tidak langsung ia juga sudah memahami pola, gaya, dan cara bercerita dalam genre tersebut.

Inilah yang kemudian bisa menjadi titik awal untuk mulai menulis.

Alih-alih memaksakan diri untuk mencari ide yang “besar”, memulai dari hal yang paling dekat justru sering kali lebih efektif untuk membangun konsistensi.

Pendekatan seperti ini membuat proses menulis terasa lebih ringan, sekaligus membuka kemungkinan untuk mengembangkan ide yang sebelumnya masih terasa acak.

Setelah Ide Mulai Terbentuk, Saatnya Mencari Tempat Cetak Buku yang Tepat

Dari yang dibagikan dalam konten tersebut, terlihat bahwa setelah mulai menemukan arah ide, langkah berikutnya yang tidak kalah penting adalah mencari tempat cetak buku yang tepat.

Hal ini cukup krusial, karena setiap percetakan memiliki sistem dan fleksibilitas yang berbeda, mulai dari jumlah minimum cetak hingga layanan pendukung seperti desain dan finishing.

Di tahap ini, banyak yang mulai mempertimbangkan percetakan yang tidak hanya bisa mencetak, tetapi juga membantu mengarahkan prosesnya dari awal.

BU Printing Hadir sebagai Solusi Cetak Buku Indie yang Lebih Fleksibel

Dalam kolaborasi bersama rurureadsbooks, BU Printing hadir sebagai salah satu layanan cetak buku yang dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut, terutama bagi yang ingin mencetak buku secara mandiri atau indie.

Dari yang diperlihatkan, proses cetak buku di BU Printing tidak lagi terbatas pada skema konvensional yang kaku.

Beberapa hal yang cukup menonjol antara lain:

  • Tanpa minimum order, sehingga memungkinkan untuk mencetak buku satuan atau dalam jumlah kecil
  • Proses produksi yang cepat, bahkan dalam kondisi tertentu bisa selesai dalam waktu singkat
  • Didukung dari awal hingga akhir, mulai dari persiapan naskah, desain cover, hingga finishing

Pendekatan ini membuat proses cetak buku terasa lebih mudah, terutama bagi yang baru pertama kali ingin mencetak buku sendiri.

Baca juga: Intip Cara Cetak Buku Sendiri yang Lebih Mudah Melalui Kolaborasi Rurureadsbooks x BU Printing

BU Printing Tidak Hanya untuk Penulis, Tapi Juga Penerbit dan Komunitas

Yang juga terlihat dalam kolaborasi ini adalah bagaimana BU Printing tidak hanya menyasar penulis individu, tetapi juga berbagai segmen lain yang memiliki kebutuhan cetak buku.

Beberapa di antaranya:

  • Penulis individu yang ingin menerbitkan buku pertama
  • Komunitas atau kelas menulis yang ingin membuat buku kolaborasi (antologi)
  • Content creator atau bookstagram yang ingin mengembangkan karya menjadi buku fisik
  • Penerbit indie yang membutuhkan partner produksi buku yang fleksibel
  • Instansi atau organisasi yang membutuhkan cetak buku untuk kebutuhan internal

Dengan fleksibilitas yang ditawarkan, setiap kebutuhan tersebut dapat disesuaikan dalam satu alur produksi yang lebih praktis.

Dengan BU Printing, Proses dari Ide Menjadi Buku Terasa Lebih Terarah

Melihat keseluruhan alur dalam kolaborasi ini, terlihat bahwa ketika ide sudah mulai terbentuk dan didukung oleh layanan yang tepat, prosesnya menjadi jauh lebih mudah untuk direalisasikan.

BU Printing dalam hal ini tidak hanya berperan sebagai tempat cetak, tetapi juga sebagai partner yang membantu mengarahkan proses—mulai dari tahap awal hingga buku siap diproduksi.

Hal ini membuat perjalanan dari sekadar ide hingga menjadi buku tidak lagi terasa terlalu jauh atau rumit.

Mulai Diskusi, Wujudkan Buku Anda Bersama BU Printing

Jika melihat kembali perjalanan yang ditunjukkan dalam konten ini, semuanya berawal dari satu hal sederhana, yakni keinginan untuk menulis.

Namun dengan adanya akses ke layanan seperti BU Printing, keinginan tersebut kini memiliki jalur yang lebih jelas untuk direalisasikan.

Langkah berikutnya pun menjadi lebih terarah, bukan lagi sekadar berpikir, tetapi mulai mendiskusikan ide tersebut agar bisa diwujudkan dalam bentuk buku yang utuh.

Yuk, konsultasikan kebutuhan cetak buku Anda bersama BU Printing dan mulai wujudkan ide yang selama ini masih tertunda.

Temukan Layanan cetak buku lengkap yang kami hadirkan untuk memenuhi kebutuhan Anda:

Rate this article

Kontributor :

Picture of Hanif Tsabitul Asmi

Hanif Tsabitul Asmi

Hanif Tsabitul Asmi adalah seorang profesional di bidang digital marketing dengan ketertarikan khusus pada Search Engine Optimization (SEO), content marketing, dan copywriting.

Bagikan Artikel Ini

Temukan Insights Lainnya