facebook-pixel

7 Alasan Penting Kenapa Desain Visual Cetak Harus Standout di Era Digital

Alasan desain visual cetak harus standout

Kalau desain visual cetak Anda terlihat kurang menarik, pesan brand tidak akan tersampaikan dengan baik, bahkan bisa membuat calon pelanggan ragu.

Padahal di tengah persaingan ketat seperti sekarang, materi visual yang kuat bisa jadi pembeda utama yang menentukan apakah seseorang akan mengingat brand Anda atau tidak.

Banyak bisnis yang fokus di digital, tapi melupakan bahwa materi cetak justru sering menjadi kontak fisik pertama antara brand dan konsumen.

Itulah sebabnya, desain visual cetak harus dibuat standout, konsisten, dan punya identitas yang jelas.

Yuk pelajari bersama kenapa desain visual cetak berperan besar dalam membangun citra brand dan bagaimana Anda bisa memaksimalkannya!

Apa Itu Desain Visual Cetak dan Perannya dalam Branding?

Desain visual cetak menjadi salah satu bagian dari desain grafis. Jadi, desain visual cetak bisa dipahami sebagai cabang dari desain grafis yang berfokus pada pembuatan karya visual untuk media yang dicetak secara fisik.

Sesuai dengan namanya, desain visual akan lebih mendetail atau fokus pada tampilan (visual). Sehingga sering menjadi media komunikasi visual. Desain grafis yang digunakan untuk komunikasi visual inilah yang disebut desain visual. 

Jika desain grafis untuk komunikasi visual dicetak di material fisik baik kertas, kain, dan sebagainya. Maka menjadi desain visual cetak, karena desain visual tersebut dicetak dan kemudian memiliki fisik atau wujud nyata. Contoh desain visual cetak sendiri seperti kartu nama, poster, brosur, kemasan produk, spanduk, dan lain sebagainya. 

Sebagai media komunikasi visual, maka tentu ada banyak alasan desain visual cetak harus standout untuk brand. Sehingga lebih mudah menarik perhatian dan kemudian efek brandingnya lebih optimal. Hal ini sejalan dengan peran desain visual cetak dalam proses branding. Diantaranya adalah: 

  • Membangun Identitas Brand 
    Sebuah perusahaan yang merilis suatu produk, tentu perlu menjelaskan nama produk tersebut sampai kegunaan atau manfaatnya. Desain visual cetak maupun digital membantu menampilkan informasi terkait identitas brand tersebut. Ketika diakses oleh publik, maka mereka akan mengetahui nama brand, fungsi, dll. 
  • Menyampaikan Nilai dan Pesan dari Brand 
    Desain visual cetak juga berperan penting dalam menyampaikan nilai dan pesan yang dimiliki oleh brand Anda. Misalnya, ingin menjelaskan brand Anda mengusung nilai produk yang ramah lingkungan, menggunakan bahan baku halal 100%, dan sejenisnya. 
  • Membangun Konsistensi dalam Branding 
    Desain visual cetak juga membantu perusahaan dalam membangun konsistensi dari proses branding. Desain visual yang menampilkan merek atau brand, identitas khas warna brand, dan detail lain. Maka ketika dicetak menjadi berbagai jenis, desain visual akan menciptakan konsistensi. Misalnya, jika identitas brand adalah kombinasi warna merah dan biru. Maka ketika desain visual dicetak menjadi poster, kartu nama, brosur, spanduk, dll akan memakai 2 warna tersebut. 
  • Menciptakan Pengalaman Fisik dengan Masyarakat 
    Meskipun memasuki era digital, bukan berarti semua target pasar adalah pengguna internet. Sebab di era sekarang masih banyak orang aktif memakai email dan rajin browsing memakai peramban atau browser. Akan tetapi memilih tidak memakai media sosial.  Jadi, desain visual cetak membantu menjangkau target pasar yang lebih memilih media promosi cetak dibanding elektronik. Sekaligus membangun pengalaman fisik, sehingga lebih terasa nyata keberadaannya. 

Mengapa Desain Visual Cetak Harus Standout di Era Digital?

Setelah memahami apa itu desain visual cetak dan perannya dalam kegiatan branding atau promosi. Maka tentu perlu memastikan desain visual cetak tersebut standout atau menarik dan menonjol. 

Sesuai penjelasan di awal, ada banyak sekali alasan desain visual cetak harus standout untuk brand. Berikut beberapa diantaranya: 

1. Desain Visual Cetak Harus Menarik Minat dan Perhatian 

Alasan pertama kenapa desain visual cetak harus dibuat sedemikian rupa agar standout atau menonjol, adalah agar berhasil menarik minat dan perhatian publik. Sebab dengan desain biasa, tidak terlihat menarik, dan aneh. Maka sulit mendapat perhatian. 

Bagaimana suatu brand bisa dilirik, dikenal, dan kemudian digunakan jika iklannya saja tidak sepenuh hati? Oleh sebab itu, desain visual cetak harus dibuat lebih menonjol sehingga lebih mudah mendapat perhatian publik. Terutama target pasar dari brand tersebut. 

2. Bersaing dengan Efektivitas Desain Visual Digital 

Desain visual cetak harus dibuat standout karena akan bersaing dengan efektivitas dari desain visual digital. Mayoritas brand di era sekarang menggunakan promosi lewat online sekaligus offline. 

Jika keduanya dijalankan, maka tentu diharapkan bisa menjaring lebih banyak konsumen atau pelanggan. Berhubung saat ini adalah era digital dan media promosi digital dianggap lebih menarik dan efektif. 

Maka tim pemasaran perlu memaksimalkan desain visual cetak agar bisa bersaing dengan desain visual digital. Sehingga sama-sama efektif, atau bahkan lebih efektif menarik banyak pelanggan. 

3. Tampil Kekinian dan Mengikuti Tren 

Alasan desain visual cetak harus standout untuk brand berikutnya adalah agar tampil modern. Yakni punya desain visual atau tampilan yang kekinian dan dinilai mampu mengikuti tren. 

Jika Anda memperhatikan desain visual media promosi di era sebelum internet seperti sekarang. Maka akan menemukan perbedaan yang sangat signifikan. Dimana desain visual cenderung lebih menarik berkat penambahan lebih banyak elemen di masa sekarang. 

Jadi, desain visual cetak juga perlu dimaksimalkan agar terlihat modern. Masyarakat yang melihat desain visual cetak tersebut akan merasa brand yang melakukan promosi bukan brand jadul dan ketinggalan zaman. 

4. Persaingan Desain Visual Cetak yang Padat 

Alasan yang keempat, kenapa desain visual cetak harus menonjol adalah karena persaingannya sendiri sangat padat. Meskipun sudah era digital dan banyak perusahaan atau brand memilih promosi online memakai desain visual digital. 

Namun, aktualnya masih banyak perusahaan yang menggunakan desain visual cetak. Sebab bisa menjangkau konsumen offline dan memperluas jangkauan promosi yang dilakukan, dimana bukan sekedar mengandalkan promosi online. 

Banyaknya perusahaan yang memakai media promosi sama, maka tentu desain visual cetak perlu dioptimalkan. Sehingga terlihat unik, tetap paling menarik, dan mampu meraih perhatian dari target pasar. 

5. Mempengaruhi Citra Perusahaan 

Alasan desain visual cetak harus standout untuk brand berikutnya adalah untuk membangun citra positif perusahaan. Kenapa? Sebab desain visual cetak inilah yang akan dilihat pertama kali oleh masyarakat. 

Kemudian yang akan pertama kali mereka nilai dan menjadi bahan pertimbangan untuk menggunakan atau order produk. Jadi, tidak berlebihan rasanya jika desainnya dibuat optimal dan standout. 

Sebab selain lebih efektif menarik minat masyarakat untuk order. Masyarakat pun akan menilai desain visual cetak tersebut dibuat dengan sungguh-sungguh dan persiapan matang. Sehingga menjadikan citra perusahaan lebih positif. 

6. Menciptakan Pengalaman yang Berkesan 

Alasan selanjutnya kenapa desain visual cetak harus dibuat standout adalah untuk memberi pengalaman lebih dan berkesan pada target pasar. Desain yang dibuat unik, menarik, relevan dengan kondisi atau kebutuhan konsumen, dan sebagainya. 

Maka tentu akan menjadikan konsumen tersebut merasa dianggap ada dan ada yang membantu persoalannya. Sehingga saat menerima kartu nama, brosur, dll bisa merasakan pengalaman positif. 

7. Mendorong Target Pasar Menyimpan Desain Visual Cetak 

Desain visual cetak penting untuk dibuat lebih standout agar mendorong target pasar menyimpannya. Sehingga sewaktu-waktu saat membutuhkan brand yang dipromosikan. Maka tinggal mencari desain visual cetak tersebut. 

Inilah alasan kenapa sampai saat ini popularitas dari desain visual cetak tetap tinggi. Sebab ada fisiknya, selain bisa disentuh juga bisa disimpan konsumen. Bandingkan dengan desain visual digital. Sekalipun bisa diunduh dari internet, ada resiko dihapus dari perangkat karena memori penuh, ganti perangkat, dll. 

Elemen Penting dalam Desain Visual Cetak yang Menarik

Setelah memahami apa saja alasan desain visual cetak harus standout untuk brand. Maka perlu memahami juga elemen apa saja yang sebaiknya masuk atau tercantum di dalam desain visual tersebut agar tampil standout. Berikut penjelasannya: 

1. Warna 

Elemen desain visual cetak yang pertama adalah warna. Warna menjadi salah satu elemen penting dalam media promosi apapun. Termasuk media promosi cetak melalui desain visual cetak. 

Idealnya, warna yang digunakan adalah warna khas dari brand atau perusahaan. Sehingga menunjukan ciri tersebut kepada publik. Ciri khas warna ini akan membantu target pasar lebih mudah mengingat nama brand dan manfaatnya. 

Warna yang dipilih tentunya harus konsisten diterapkan di semua jenis desain visual cetak. Misalnya, jika warna putih sudah ditetapkan masuk di kartu nama karena identitas khas brand. Maka warna serupa dipakai saat mencetak poster, brosur, spanduk, dll. 

2. Tipografi 

    Elemen kedua di dalam desain visual cetak agar standout adalah tipografi. Secara sederhana, tipografi adalah seni dan teknik mengatur huruf serta teks untuk menciptakan pesan visual yang efektif, mudah dibaca, dan menarik secara estetis.

    Jadi, di dalam desain visual cetak perlu ditambahkan teks. Hanya saja tidak bisa asal ada teks dan asal memenuhi standar baku. Namun juga memperhatikan keterbacaan teks tersebut dan tampilannya enak dilihat atau tidak. 

    Maka dalam membuat desain visual cetak perlu teliti dalam menentukan jenis font, ukuran, kombinasi font yang ideal, warna font, sampai pengaturan posisi atau tata letaknya di dalam desain visual tersebut.  

    3. Tata Letak (Layout) 

    Elemen ketiga dalam desain visual cetak adalah tata letak atau layout. Tata letak yang dimaksud disini tentu saja adalah pengaturan posisi di dalam desain dari semua elemen. 

      Mulai dari gambar, teks, logo, dan detail lain yang bertujuan menambah unsur estetika. Tata letak yang tidak diperhatikan bisa membuat desain akhir kurang menarik. Padahal desain visual cetak penting untuk dibuat standout seperti penjelasan sebelumnya. 

      4. Logo 

      Elemen keempat di dalam desain visual cetak adalah logo. Logo disini tentu menjadi elemen penting dan wajib ada. Sebab menjadi bagian dari identitas brand yang akan disampaikan atau diperkenalkan kepada publik. 

      5. Pemilihan Material Cetak 

      Elemen yang terakhir dalam desain visual cetak adalah material cetak itu sendiri. Terkait hal ini, tentu perlu menyesuaikan dengan jenis desain visual cetak yang akan digunakan. 

      Jenis desain visual cetak sesuai penjelasn di awal seperti kartu nama, brosur, pamflet, spanduk, dan sebagainya. Masing-masing tentu bisa dicetak di material berbeda dan khas sesuai karakteristiknya. 

      Misalnya untuk spanduk, jika dibuat indoor maka akan menjadi banner baik banner X, banner Y, maupun roll up. Material yang digunakan tentu berbeda dengan spanduk outdoor seperti papan nama toko. 

      Berhubung jenis material banyak, maka perlu dikonsultasikan dengan jasa cetak agar tidak salah pilih. Material yang tepat sesuai jenis desain visual cetak dan sesuai lokasi penggunaan akan memaksimalkan hasil cetak. 

      Baca juga: 3 Penyebab Hasil Cetak Tidak Sesuai dengan Print Preview

      Contoh Desain Visual Cetak untuk Bisnis Profesional

      Sesuai penjelasan sebelumnya, jenis dari desain visual cetak sangat beragam. Penentuan jenis disesuaikan dengan strategi branding yang digunakan. Misalnya, jika promosi B2B melalui PR, maka mencetak kartu nama profesional lebih direkomendasikan. 

      Contoh lain, jika promosi lewat kegiatan offline seperti pameran atau bazar. Maka desain visual cetak dianjurkan memakai brosur untuk dibagikan ke pengunjung kegiatan. Lalu, apa saja contoh atau jenis desain visual cetak yang cocok untuk bisnis? Berikut detailnya: 

      1. Kartu Nama 

      Contoh yang pertama adalah kartu nama. Kartu nama sendiri adalah kartu kecil berisi informasi kontak personal atau perusahaan, seperti nama, jabatan, perusahaan, alamat, nomor telepon, dan email. 

      Kartu nama menjadi salah satu marketing kit yang umum digunakan. Terutama dalam menunjang promosi offline, mendukung tim marketing, PR perusahaan, dll. Sehingga bisa membagikan kartu nama ke klien atau mitra untuk kemudahan komunikasi lebih lanjut. 

      2. Brosur 

      Desain visual cetak berikutnya adalah brosur. Brosur sendiri adalah selebaran atau dokumen cetak yang berfungsi sebagai media promosi untuk memperkenalkan perusahaan, produk, layanan, atau acara. 

      Umumnya, brosur dibagikan ke masyarakat maupun target pasar spesifik secara offline. Baik dibagikan di suatu acara seperti pameran dan bazar, maupun dibagikan dari rumah ke rumah, di jalan, dan sebagainya. 

      3. Kemasan Produk (Packaging) 

      Kemasan produk atau packaging juga termasuk contoh desain visual cetak. Sebab di dalam kemasan produk akan tercantum identitas brand atau perusahaan. Desain kemasan saat ini semakin menarik dan pilihannya sangat beragam. 

      Selain itu, banyak brand yang memilih custom kemasan ke jasa cetak secara khusus untuk menjamin keunikan desain. Sebab semakin unik, aman, dan ada nilai positif lain (seperti ramah lingkungan), maka efek brandingnya akan lebih optimal. 

      4. Kalender Promosi 

      Contoh berikutnya adalah kalender promosi. Yakni kalender yang dicetak secara khusus untuk tujuan promosi sehingga ada identitas brand atau perusahaan. Mulai dari foto produk, nama brand, warna khas brand, dan detail khas lainnya. 

      5. Poster 

      Contoh selanjutnya adalah poster. Poster sendiri adalah media publikasi berupa gambar dan tulisan (atau kombinasi keduanya) yang berukuran besar dan biasanya ditempel di tempat umum. 

      Poster masih sangat umum digunakan untuk kebutuhan promosi secara offline. Biasanya dicetak dalam ukuran besar, akan tetapi bisa juga dicetak ukuran kecil jika memang memungkinkan. Kemudian ditempel di tempat umum seperti papan pengumuman agar bisa dilihat publik. 

      Selain beberapa contoh di atas, tentunya masih ada lagi contoh lainnya. Jenis dari desain visual cetak juga bisa terus bertambah. Sebab tentunya akan ada lebih banyak pilihan desain visual cetak yang mendukung kegiatan promosi. 

      Untuk memperdalam pemahaman Anda seputar desain dan visual promosi, simak selengkapnya dalam kumpulan artikel berikut:

      Kesimpulan

      Pada akhirnya, alasan kenapa desain visual cetak harus standout selalu kembali pada satu hal sederhana, yakni pada bagaimana brand Anda ingin dilihat oleh publik. Karena ketika desain dibuat dengan matang, visual yang Anda tampilkan bukan hanya menjadi media informasi, tetapi juga kesan pertama yang menentukan seberapa profesional dan kredibel sebuah brand di mata audiens.

      Jika Anda ingin memastikan setiap materi cetak, mulai dari kartu nama, brosur, poster, hingga produk promosi lainnya benar-benar mencerminkan kualitas brand Anda, bekerja sama dengan percetakan profesional adalah langkah yang sangat tepat. Melalui pendekatan yang tepat, desain visual cetak bisa berubah menjadi aset branding yang bekerja jangka panjang.

      Di sinilah BU Printing & Packaging hadir dengan layanan BU Digital Printing untuk mendukung kebutuhan visual dan cetak Anda.

      Mulai dari produksi, pemilihan material, hingga hasil akhir yang rapi dan presisi, semuanya dikerjakan oleh tim yang sudah terbiasa menangani kebutuhan brand dari berbagai skala.

      Anda juga bisa melihat berbagai pilihan produk dan inspirasi desain melalui katalog digital yang tersedia untuk diunduh, sehingga memudahkan Anda merencanakan kebutuhan cetak secara lebih matang.

      DOWNLOAD KATALOG BU DIGITAL PRINTING

      Jika Anda masih ragu menentukan material yang tepat, ukuran ideal, atau ingin memastikan desain Anda benar-benar siap cetak, Anda juga bisa berkonsultasi langsung dengan tim BU Digital Printing. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan saran yang lebih presisi sebelum proses produksi dimulai.

      Desain yang standout bukanlah sesuatu yang tercipta secara kebetulan. Ia lahir dari detail yang direncanakan dengan benar, dikerjakan secara profesional, dan dicetak oleh partner yang tepat.

      Saat Anda siap meningkatkan kualitas branding melalui visual cetak yang lebih kuat, BU Digital Printing siap mendampingi langkah tersebut.

      Rate this post

      Kontributor :

      Artikel pertama kali ditulis oleh Farijihan Putri, kemudian diperbarui dan disempurnakan oleh Hanif Tsabitul Asmi.

      Picture of Hanif Tsabitul Asmi

      Hanif Tsabitul Asmi

      Hanif Tsabitul Asmi adalah seorang profesional di bidang digital marketing dengan ketertarikan khusus pada Search Engine Optimization (SEO), content marketing, dan copywriting.

      Bagikan Artikel Ini