facebook-pixel

5 Perbedaan Merchandise dan Souvenir, Jangan Sampai Salah Pilih!

Perbedaan merchandise dan souvenir

Banyak orang masih menganggap merchandise dan souvenir adalah hal yang sama, padahal keduanya memiliki tujuan yang sangat berbeda.

Kesalahan memahami perbedaan merchandise dan souvenir sering kali membuat strategi promosi terasa kurang tepat sasaran, bahkan berujung pada pemborosan anggaran.

Padahal, setiap item memiliki peran masing-masing dalam membangun citra dan hubungan dengan audiens. Merchandise lebih dekat dengan strategi branding jangka panjang, sementara souvenir kuat dalam menciptakan kesan emosional dari sebuah momen tertentu.

Ketika salah memilih, pesan yang ingin disampaikan pun bisa melenceng dari harapan.

Agar Anda tidak keliru menentukan pilihan, artikel ini akan membahas secara jelas dan praktis tentang perbedaan merchandise dan souvenir, mulai dari fungsi, desain, hingga konteks penggunaannya. Dengan pemahaman yang tepat, Anda bisa menyesuaikan item promosi sesuai kebutuhan acara maupun tujuan bisnis.

Apa Itu Merchandise dan Kapan Biasanya Digunakan?

Merchandise merupakan produk komersial yang menampilkan identitas merek dagang atau logo perusahaan tertentu secara jelas. Barang tersebut berperan sebagai media promosi efektif untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap sebuah brand. Fokus utamanya adalah pemasaran visual jangka panjang melalui barang yang dipakai berulang kali.

Perusahaan biasanya mendistribusikan item ini pada acara peluncuran produk atau konser musik besar. Penggunaan barang fungsional seperti kaos atau botol minum memastikan logo terlihat terus-menerus dalam keseharian. Strategi tersebut membuat nama brand makin lekat di ingatan konsumen tanpa mereka sadari.

Apa Itu Souvenir dan Dalam Situasi Apa Digunakan?

Souvenir berfungsi sebagai cenderamata atau tanda mata untuk mengenang suatu momen spesial yang telah berlalu. Pemberian benda ini bertujuan mengikat kenangan emosional antara penyelenggara acara dan para tamu undangan. Nilai sentimental menjadi aspek paling menonjol dibandingkan fungsi komersial atau promosi penjualan produk.

Anda sering menjumpai pembagian kenang-kenangan ini pada resepsi pernikahan, seminar, atau acara perpisahan sekolah. Bentuknya cenderung kecil dan estetis agar mudah dibawa pulang oleh para hadirin yang datang. Tuan rumah membagikannya secara gratis sebagai ungkapan terima kasih tulus atas kehadiran tamu.

Perbedaan Merchandise dan Souvenir Secara Umum

Pemahaman mendalam karakteristik merchandise dan souvenir membantu Anda menentukan strategi pemberian yang paling efektif. Berikut 5 perbedaan utamanya, yuk simak!

1. Tujuan

Merchandise fokus mengejar keuntungan komersial atau penyebaran awareness merek seluas mungkin ke masyarakat umum. Perusahaan menggunakannya sebagai alat branding berjalan yang dibawa oleh konsumen loyal mereka ke berbagai tempat. Strategi penjualan tersebut efektif untuk memperluas pasar baru yang belum terjamah sebelumnya.

Sebaliknya, souvenir lebih mengutamakan apresiasi emosional kepada tamu yang telah meluangkan waktu hadir di acara. Tujuannya murni untuk menciptakan kenangan manis agar momen tersebut tidak mudah terlupakan begitu saja.

2. Fungsi

Pahami perbedaan merchandise dan souvenir dari aspek kegunaan barang dalam aktivitas sehari-hari penerimanya. Merchandise wajib memiliki nilai guna tinggi dan tahan lama agar logo perusahaan terus terekspos. Benda fungsional seperti payung atau jam dinding sangat efektif untuk tujuan promosi rutin ini.

Sementara itu, souvenir biasanya hanya bersifat dekoratif atau pajangan semata di lemari kaca rumah. Nilai utamanya terletak pada simbolisme memori acara tersebut, bukan seberapa sering barang itu dipakai.

3. Desain

Perbedaan selanjutnya bisa Anda perhatikan dari segi desain. Identitas visual atau logo brand mendominasi permukaan produk merchandise secara mencolok dan sangat tegas. Elemen grafis tersebut harus terlihat jelas dari jarak jauh untuk menarik perhatian orang lain. Warna korporat yang khas biasanya juga diaplikasikan secara dominan untuk memperkuat identitas merek.

Desain souvenir cenderung lebih artistik, personal, dan tidak terlalu menonjolkan logo sponsor acara secara agresif. Nama pengantin atau tanggal acara biasanya tertulis kecil dengan tipografi indah yang terlihat elegan.

4. Target

Analisis perbedaan merchandise dan souvenir juga terlihat jelas dari siapa yang menjadi sasaran penerimanya. Merchandise menyasar konsumen potensial, penggemar fanatik, atau masyarakat luas yang belum mengenal produk Anda. Siapapun bisa memiliki barang tersebut asalkan mereka bersedia membelinya melalui saluran penjualan resmi.

Di sisi lain, souvenir eksklusif hanya diberikan kepada tamu undangan terbatas yang hadir di lokasi. Jumlahnya pun sangat terbatas sesuai dengan daftar kehadiran tamu pada hari pelaksanaan acara.

5. Cara Mendapatkan

Dari cara mendapatkannya, merchandise dan souvenir sudah pasti berbeda. Orang-orang harus mengeluarkan sejumlah uang untuk membeli merchandise resmi dari artis atau merek favorit.

Transaksi jual beli tersebut menciptakan rasa bangga tersendiri bagi pemilik barang branded berbayar tersebut. Fans rela menabung demi mengoleksi setiap edisi terbaru yang diluncurkan oleh idola mereka.

Tamu undangan memperoleh souvenir secara cuma-cuma sebagai ucapan terima kasih tulus dari tuan rumah acara. Anda tidak perlu membayar sepeserpun untuk bisa membawa pulang tanda mata kenangan tersebut.

Mana yang Lebih Tepat untuk Kebutuhan Anda?

Memahami perbedaan merchandise dan souvenir memang sangat penting. Namun, bagaimana cara memilih yang tepat sesuai kebutuhan?

Pilihlah merchandise jika tujuan utama Anda adalah meningkatkan omzet penjualan atau memperluas jangkauan branding. Strategi ini sangat cocok bagi bisnis yang ingin membangun loyalitas pelanggan jangka panjang melalui produk fisik. Barang fungsional akan bekerja sebagai iklan gratis setiap kali konsumen menggunakannya di tempat umum.

Gunakan souvenir apabila fokus acara adalah menciptakan kesan mendalam dan hubungan personal yang hangat. Opsi tersebut lebih pas untuk acara syukuran, pernikahan, atau gathering internal yang bersifat intim. Tamu akan merasa sangat dihargai karena menerima kenang-kenangan yang memiliki nilai emosional tinggi.

Cetak Merchandise dan Souvenir Terbaik di BU Printing & Packaging!

Menentukan merchandise atau souvenir yang tepat bukan hanya soal desain, tetapi juga tentang bagaimana pesan Anda diterima oleh sang penerima. Item yang selaras dengan tujuan acara akan terasa lebih bernilai dan berdampak, baik untuk branding maupun hubungan personal.

Jika Anda ingin mencetak merchandise atau souvenir yang benar-benar sesuai kebutuhan, BU Printing & Packaging siap membantu dari tahap perencanaan hingga produksi. Berbekal pengalaman menangani ribuan proyek dari berbagai industri, setiap produk dirancang agar fungsional, relevan, dan berkualitas.

Anda juga bisa memanfaatkan layanan konsultasi untuk mendiskusikan konsep, jumlah, hingga jenis produk yang paling tepat dengan tujuan acara atau strategi branding Anda. Dengan begitu, setiap merchandise dan souvenir yang dicetak tidak hanya terlihat menarik, tetapi juga memiliki makna dan nilai guna yang jelas.

Dapatkan insight menarik lainnya dalam kumpulan artikel berikut:

Rate this article

Kontributor :

Artikel pertama kali ditulis oleh Farijihan Putri, kemudian diperbarui dan disempurnakan oleh Hanif Tsabitul Asmi.

Picture of Hanif Tsabitul Asmi

Hanif Tsabitul Asmi

Hanif Tsabitul Asmi adalah seorang profesional di bidang digital marketing dengan ketertarikan khusus pada Search Engine Optimization (SEO), content marketing, dan copywriting.

Bagikan Artikel Ini